Saturday, March 28, 2015

Samsung Galaxy S6 Edge - Super Flagship Smartphone



Wooah! Galaxy S6 Edge akan segera hadir di Indonesia. Sebagai fans Samsung mobile, saya adalah salah satu orang yang terdepan menunggu kehadiran inovasi Samsung yang tidak pernah mengecewakan. 


Galaxy seri terbaru ini sangatlah istimewa. Kesan mewah dan premium tercermin dengan jelas di setiap sisi baik secara hardware dan software. Singkatnya, smartphone ini adalah yang terbaik dikelasnya! Smartphone dengan kualifikasi yang super tentunya akan membantu kehidupan penggunanya sehari-hari. Mau tahu? Baca apa saja yang bisa saya lakukan dengan Galaxy S6 Edge – Super Flagship Smartphone.
Smartphone ini jelas berdiri cemerlang dikelas premium/flagship. Kesannya pun akan terlihat dengan jelas ketika saya mengeluarkan ponsel ini dari kantung celana saya. Semua akan terpana dengan desain yang benar benar mewah nan elegan. Satu inovasi yang mencuri perhatian saya adalah semua material bodi ponsel ini dibuat dengan kaca dan besi, bukan lagi plastik. Wooah Samsung, you’ve done very great! Dengan bodi seperti ini, bukan hanya saya saja tapi semua teman teman saya akan terpukau dengan bentuk ponsel ini. Tunggu! Belum selesai sampai disana, nama Edge dalam ponsel ini merefleksikan  desain  terbaru Samsung. Ada 2 layar melengkung di sisi ponsel ini. Saya bisa membayangkan akan sangat mudah menggunakan ponsel ini. Selagi berkerja dengan layar utama, saya akan up-to-date­ dengan semua informasi atau notifikasi yang dengan cepat ditampilakan dilayar melengkung.

Bagian eksotis lainnya adalah layar 5,1 inchi dengan teknologi Super AMOLEDnya yang telah dilapisi Gorilla Glass 4. Dengan kerapatan pixel yang sangat dalam (557 ppi pixel density) – paling baik dalam sejarah android, saya bisa melakukan berbagai kegiatan dengan kerjernihan layar yang luar biasa. The clarity is to die for! Melihat foto maupun meononton video akan menjadi hal yang menyenangkan. Mata saya akan dimanjakan dengan layar paling mumpuni di dunia smartphone. Membaca e-book di smartphone bukan menjadi masalah dengan gadget ini. Saya adalah mahasiswa yang terkadang ingin membaca e-book diwaktu senggang dan hal itu akan terasa mudah dengan ponsel ini.

Smartphone tidaklah lengkap apabila tidak dilengkapi dengan processor yang canggih. Samsung Galaxy S6 Edge dilengkapi dengan chipset Exynos 7420, RAM 3 GB dan Android 5.0 Lollipop. Suatu suguhan yang menakjubkan! Semua aplikasi akan dengan mulus dijalankan. Multitasking sosial media dan browsing pastinya akan menyenangkan. Exynos 7420 sendiri adalah processor buatan Samsung yang dikenal cepat dan anti-lag. Dan yang terpenting, walaupun ini adalah teknologi baru, Exynos tidak menyebabkan ponsel panas pada saat digunakan intensif. Wow, ini benar-benar premium! Android terbaru juga mendukung smarphone ini untuk menjelajahi setiap aplikasi yang ada di Play Store, mulai dari yang standar sampai yang paling baru sekali pun. Bayangkan! Saya akan bisa memasang dan menikmati berbagai aplikasi berat yang tentunya bisa membantu setiap kehidupan sehari-hari saya. Tentu ini adalah salah satu keunggulan Samsung Galaxy S6 Edge.

Berbicara tentang smartphone, tak lengkap dengan fungsi kamera yang fantastis. Saya sangat suka memotret dan mengabadikan momen sehari-hari lewat video. Ponsel ini dilengkapi dengan kamera utama 16 MP dengan sensor premium IMX240. Are you kidding me? Saya jelas akan menikmati memotret dengan ponsel ini! Dengan sensor terbaru dan besar seperti itu, saya bisa membayangkan betapa jernihnya foto yang bisa saya dapat. Gambar dapat diambil dengan cepat tanpa ada lag, ya kamera ini hanya membutuhkan 0,7 detik untuk memotret suatu gambar. Terkadang saya kesulitan untuk mengambil gambar yang bergerak. Tapi itu bukan masalah dengan smartphone ini! Ponsel ini dilengkapi dengan autofocus dan optical image stabilization yang membuat gambar bergerak pun mudah ditangkap dengan kejernihan yang maksimal. Dan yang  tak kalah menarik adalah kemampuan selfie. Sebagai anak muda, tidak lah berlebihan jika sesekali saya mengambil potret diri sendiri. Walaupun jarang, tapi saya ingin kulitas yang maksimal pada saat saya selfie. Seringkali, saya temui smartphone namun kemampuan kamera sekundernya tidak mumpuni seperti blur, tidak focus dan gelap. Namun tidak dengan Samsung Galaxy S6 Edge! Saya akan selfie dengan kualitas hasil gambar yang maksimal dan tentunya ciri khas Samsung, warna natural dan kejernihan gambar bak aslinya.

Kebetulan saya adalah seorang yang suka bepergian wisata alam dengan keindahan yang tiada tandingannya dibandingkan kesibukan sehari-hari. Saya memang selalu membawa kamera DSLR agar dapat mengabadikan keindahan alam yang saya lihat. Namun besarnya DSLR menjadi suatu hambatan tersendiri, saya membutuhkan gadget selain DSLR yang memiliki ukuran relative kecil namun dilengkapi kemampuan fotografi yang maksimal. Samsung Galaxy S6 Edge sepertinya akan menjawab kebutuhan saya itu, mengingat kemampuan kameranya yang menawan dan ukurannya yang pas digenggaman tangan. Siapa yang mau merasakan pegal dengan sebuah phablet jika sebuah smartphone yang pas digenggaman justru melebihi kapasitas yang dibutuhkan? Tidak ada. Ponsel ini akan memenemani saya bepergian ke pantai pantai indah nan eksotik. Kemudian saya akan mengeluarkan ponsel ini dan boom! Saya mulai asyik memotret sekeliling saya diikuti dengan rasa kagum dengan hasil yang diberikan smarphone flagsip ini. Sekarang banyak bermunculan smartphone yang berlomba-lomba meninggikan ukuran pixel kamera. Namun tidak sedikit yang mengecewakan walau diembel-embeli dengan pixel yang besar. Tapi saya percaya 100% kepada Samsung dengan sensornya yang sangatlah menawan itu. Ditambah dengan image processing Samsung, gambar yang dihasilkan akan tampak menakjubkan dan saya tidak akan kaget mengetahui kualitas gambarnya lebih dari apa yang saya bayangkan sebelumnya.

Fitur premium yang juga bisa dinimati disini adalah sensor fingerprint. Saya akan tenang dalam menyimpan berbagai data pribadi di ponsel saya dan fitur ini dilengkapi dengan PayPal. Saya akan mudah dalam melakukan pembayaran online dan tentunya keamanan terjaga karena PayPal ini diintegrasikan dengan sensor fingerprint. Adapula Sampung Pay yang diintegrasikan dengan Visa dan Mastercard untuk melakukan pemabayaran online. Berbelanja dan memenuhi tagihan bulanan akan terasa mudah! Sensor lain yang juga bermanfaat adalah sensor heart rate yang bisa memantau detak jantung saya dari waktu ke waktu. What can I wish more? A beautiful premium smartphone and health tool? Ya, Samsung Galaxy S6 Edge jawabannya.

Samsung jelas sangat serius dalam menggarap ponsel ini. Secara keseluruhan, ponsel ini akan benar benar melengkapi dan mempermudah setiap pekerjaan saya setiap hari. Browsing yang lancar dengan lapang pandang yang luas, mendengarkan musik dengan kulitas speaker yang mumpuni, konektvitas 4G akan mempermudah urusan komunikasi, RAM 3 GB ditambah Android Lollipop akan dengan mudah menjalankan berbagai aplikasi dalam satu waktu, mengambil gambar akan menghasilkan potret yang menakjubkan baik dengan kamera utama maupun sekunder dan yang terpenting adalah desainnya yang sangat aktraktif serta memukau. Samsung Galaxy S6 Edge akan melengkapi hidup saya dengan sempurna. 


Great Samsung Galaxy S6 Edge!



Wednesday, June 13, 2012

UN Tertinggi dan Lulus SNMPTN Undangan FK UNPAD 2012

Hari itu tanggal 26 Mei 2012. Memang deg-degan, dari seminggu sebelumnya pun aku udah ga karuan penasaran+takut. Ya, aku taku tidak berhasil membuat mama ku bangga dengan hasil UN yang biasa biasa saja. Aku tinggal di sebuah desa kecil Pamanukan tapi aku bersekolah dipusat Kabupaten Subang. Setiap mama ingin mengantar aku pergi ke Subang, kami selalu berdoa bersama. Dengan hikmat yang terasa begitu dalam, mama tidak pernah lupa menyisipkan kalimat "Bapa, berikan hasil terbaik untuk John. Berikan ia nilai 10 untuk setiap mata pelajaran sehingga ia mampu menjadi peraih nilai UN dan US tertinggi. Berkati juga Bapa hasil SNMPTN Undangan yang telah ia ajukan ke UNPAD. Berkati Bapa berkas-berkasnya, luluskan ia Bapa masuk ke Fakultas Kedokteran. Mampukanlah dia ya Bapa agar dapat mencapai mimpinya.".



Itu lah sepenggal kalimat didalam suasana yang selalu membuatku bangga, terenyuh, dan sedikit takut apabila aku tidak mampu mencapai semua itu. Setelah mendengar doa seperti itu aku pasti dia sejenak memikirkan kemungkinan terburuk yang terjadi. Aku tahu, aku bukanlah manusia sempurna. Aku pun bukan Jimmy Neutron yang diceritakan sangat pintar bahkan jenius. Ya, jenius juga merupakan suatu tujuan yang kelak aku harus capai. Aku sangat berambisi menjadi seorang yang jenius, bisa menciptakan berbagai karya untuk Tuhan, Keluarga dan sesama.

Apalagi setelah melaksanakan UN, yang aku rasakan adalah: Oh tidak, sepertinya aku tidak akan membuat nilai 10 seperti apa yang mamaku sayang impikan. Tidak tau bagaimana, saat itu seolah-olah aku merasa seperti orang yang telah gagal karena aku tidak merasa sehebat saat aku melaksanakan UN SMP yang terasa tidak alot dan lancar.

Tapi itu semua ditampik oleh Tuhan, memang Tuhan itu sangat DAHSYAT. Maaf tidak bermaksud yang buruk, saya adalah seorang kristiani. Dan Alkitab tertulis: "Mintalah maka Ia akan memberikan". Begitulah maksudnya. Dan memang itu terjadi dalam hidupku. Tanggal 26 Mei 2012, aku berangkat dari Pamanukan dengan doa yang sama terucap dari kasih mamaku yang sangat dalam. Aku pergi dengan tidak sepenuh hati, aku masih ragu bisa mewujudkannnya. Bahkan sempat tergiang dalam hatiku "Maafkan aku mama". Setelah 1 jam perjalanan, aku sampai di sekolah. Saat itu ada salah satu teman yang menyoraki aku "Cie penganten". Begitulah, dan aku pun tidak mengerti apa yg mereka maksud sampai aku masuk kelas dan Pa Hendra mengumumkan bahwa aku mendapatkan juara umum untuk program IPA dalam nilai UN.

Tidak dapat aku nyatakan bagaimana perasaankus sedetailnya. Senang pasti, rasanya puas dan sangat bahagia bisa mmbuat mamaku akhirnya bangga. :') Aku pun dengan cepat memberitahu dan mamaku sangat senang mendengarnya. Ternyata yang dimaksud oleh temanku penganten itu adalah perwakilan siswa yang memperoleh nilai tertinggi di program IPA dan IPS. GOD is GOOD. HE is THE LORD of all the kings.

Tapi tak tahu bagaimana, rasanya belum lengkap. Benar saja, waktu aku sampai dirumah mama tidak jauh berbeda dengan biasanya. Oh ya, 1 lagi masuk FK UNPAD belum diumumkan. Aku pun tak berharap banyak. Bahkan aku sempat berkata pada mama, "Ma, nanti kalau ga masuk, mama jangan diemin aku ya ma. Aku nanti pasti drop, jangan bikin aku tambah drop ya ma". Begitulah dengan tulusnya aku meminta kepada orang yang paling ku sayangi. Dan dengan senyum manisnya mama menjawab dengan sedikit tertawa kasihan, "Kalau kau ga masuk itu pasti lagi apes banget". Hati ku pun terus mengernyit, apakah aku akan masuk? Itulah kegamangan yang ku rasakan pada sore hari, ya dihari yg sangat bersejarah itu 26 Mei 2012.

Sampai akhirnya ada sms dari salah satu temanku Andika Ahsana yang menanyakan "John, gimana undangannya?". Aku sempat bingung, bukankah pengumumannya 28 Mei? Aku pun langsung mengakses situs SNMPTN dan ternyata benar saja pengumuman akan dibuka 3 menit lagi. Sontak jantungku berdebar dengan cepat. Aku pun menunggu dan terus merefresh halaman itu. Akhirnya terbuka sudah, dengan bergetar yang amat dashsyat jariku mulai menekan nmr pendaftaran dan tanggal lahir.

Aku sangat takut membaca pengumuman itu. Pada saat itu pula seolah-olah aku tidak memiliki kemampuan membaca. Aku terus mencari-cari data namun tidak pada intinya. Sampai aku melihat "Lulus Seleksi Pendidikan Dokter Universitas Padjajaran". Saat itu juga aku berteriak sangat keras memanggil "MAMA...". Mamaku yang sedang bertelepon sontak bangun dari tempat tidur. "AKU MASUK KEDOKTERAN UNPAD MA". Mamaku langsung memelukku, dia menangis dengan tersedu-sedu. Dia mengucap syukur berulang kali, menangis dan memelukku. Sangat terharu melihat mamaku seperti itu. Aku senang, aku bangga, akhirnya aku bisa mendapatkan semua apa yang telah kami doakan selama 1 tahun ini. Ya, itu adalah Peraih NEM tertinggi dan Lulus di Fakultas Kedokteran UNPAD. Dan itu bukan karena kuasaku, bukan kekuatanku, tapi Tuhan Yesus yang membimbingku dan mewujudkannya.



Akhirnya hari itu pun ditutup dengan penuh sukacita, damai sejahtera dan kepuasan juga kebanggaan. Aku menulis ini hanya ingin memberitakan kabar gembira dan semoga bisa menjadi inspirasi. Bahwa dengan berjuang sekuat tenaga dan diiringi doa, yakinlah bahwa Tuhan yang berkerja, Tuhan yang memberikan yang terbaik bagi kita. Mengapa aku memilih FK? Karena aku juga memiliki kemampuan akademik yg cukup mumpuni dan menggemari pelajaran MIPA. Selain itu, lebih besar lagi, sebenarnya dulu mamaku ingin sekali masuk FK namun mama harus mengurungkan niatnya karena dia tidak lolos ujian masuk. Namun semua sudah dimulai dans emoga apa yang aku dan keluarga inginkan kedepannya akan terbayar LUNAS ketika aku dipanggil menjadi wisudawan dengan pujian 'Cum Laude'. Ya, semoga saja. Mengingat ini seperti menggali ketakutan juga kebahagiaan yg ada di masa lalu. Poin yang ingin ku sampaikan, jangan berhenti! Sesungguhnya tidak ada yang bisa menghentikan dirimu sendiri selain Tuhan dan dirimu sendiri. Percayalah pada mimpi, yakinlah dalam itu. Hisuplah karena mimpi, dan berjuanglah karena itu. Dan Yakinlah bahwa suatu saat nanti kamu akan melihat mimpi itu menjadi kenyataan dan membawa air mata kebahagiaan seperti apa yang ku dapat saat menulis postingan ini.

John Patria Maruli Sinaga
Nilai UN 56,75
Pendidikan Dokter
Fakultas Kedokteran
Universitas Padjadjaran

Friday, May 27, 2011

Kisah Ibu dan 7 Anaknya

Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.” Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?” tanya si pemuda. “Oh… saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua”,jawab ibu itu.” Wouw… hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.” Kalau saya tidak salah ,anak yang di Singapore tadi , putra yang kedua ya bu??Bagaimana dengan kakak adik-adik nya??”” Oh ya tentu ” si Ibu bercerita :”Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.””

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh. ” Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??”Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, ” anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak”. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.”

Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu….. kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani ??? “

Apakah kamu mau tahu jawabannya??????…

Please scroll….

.

.

.

.

…Please scroll

.

.

.

….

Dengan tersenyum ibu itu menjawab,
” Ooo …tidak tidak begitu nak….Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”

Semua orang di dunia ini penting. Buka matamu, pikiranmu, hatimu. Intinya adalah kita tidak bisa membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai. Orang bijak berbicara “Hal yang paling penting adalah bukanlah SIAPAKAH KAMU tetapi APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN”

Air Sumur Kehidupan

Kehidupan memang penuh dengan perjuangan untuk mencapai suatu cita cita, angan dan harapan. Sehingga kita kadang menjadi manusia yang buas dengan harta, kita menjaga bagai harimau menjaga santapan dikala kelaparan. Itu bukanlah munafik, tapi suatu realita sifat manusia yang lebih buas akan harta dan kemewahan.

Kita tidak tahu mana batasan sukses, mana batasan berhasil, mana tingkat kaya, mana tingkat miskin, bahkan untuk menentukan level miskin saja dunia kebingungan. Semua dibatasi dengan benang semu. Kalau benang merah kita masih bisa melihat jelas, tapi disini kita tak dapat melihat lagi mana batasan benang tersebut, benangnya saja kita tidak dapat lihat, apalagi batasannya.

Namun kita tidak bisa memungkiri bahwa manusia butuh kebersamaan untuk berhasil, tidak ada satu orangpun di dunia ini dapat hidup tanpa bantuan orang lain, apalagi untuk mencapai tingkat sukses, atau bahagia, ataupun berhasil. Dengan kata lain manusia adalah makhluk sosial.

Sebagai makhluk sosial, manusia pasti berinteraksi satu sama lain, saling kerja sama, saling bantu, saling menolong, atau saling apapun itu namanya adalah untuk kepentingan bersama atau kepentingan orang lain ataupun untuk kepentingan diri sendiri, yang mana ketiganya saling keterkaitan atau saling ketergantungan.

Saling tolong menolong untuk kepentingan diri sendiri, sudah pasti semua orang mau, walau memang masih ada orang nyentrik tidak mau ditolong dengan alasan mandiri, hingga kewalahan sendiri. Dan tipe ini sangat sulit untuk maju, dan biasanya kurang senang dengan kesuksesan orang lain.

Saling tolong untuk kepentingan bersama, nah disini sudah mulai muncul watak watak asli manusia, yang mempunyai sejuta alasan untuk menghindar, tapi kita tetap percaya masih banyak orang yang sangat ikhlas hingga ke level ini. Dimana sangat sulit sekali untuk merealisasikan suatu kegiatan bersama dalam mencapai tingkat keberhasilan sukses. Kecuali kalau digabung dengan saling tolong untuk bersama terutama untuk sendiri.

Nah ini dia nih, Saling tolong untuk kepentingan orang lain, waduh gimana ya manusia sebagai makhluk sosial kadang menganggap ini menjadi hal sial, misalnya untuk bantu orang lain kebanyakan diantara kita akan keberatan dan kadang merasa menjadi terganggu. Yah katanya sih hal itu lumrah, sehingga kita tak siap untuk bantu orang lain. Sebagai contoh kita lihat saja di acara acara televisi sebagai reality show, dimana untuk memperoleh suatu bantuan pertolongan akan sangat sulit di dapat.

Untuk itu aku ingin menyampaikan suatu makna kehidupan, yang mungkin anda sepakat, atau mungkin ragu, atau mungkin no comment, atau bahkan tak sepakat, Nah agar tidak sulit untuk beragumentasi, pandangan ini tidak saya tujukan bagi yang tidak sepakat, saya hanya menyampaikan bagi yang tidak sepakat, atau ragu atau no comment, agar direnungkan saja.

Makna kehidupan bagaikan air sumur, yang saya sebut AIR SUMUR KEHIDUPAN, dimana setiap orang sudah mempunyai sumur masing masing, dimana besar sumur setiap orang adalah berbeda beda, dan bahkan besar mata airnya juga pasti tidak sama ada yang menetes dan bahkan ada yang mumbul mumbul, kita tahu bahwa sumur itu mempunyai level tertentu, dimana dia mempunyai batas tertinggi dan juga batas terendah. Hal ini akan silih berganti antara musim hujan dan musim kemarau.

AIR SUMUR apabila dipakai oleh satu orang, air nya tidak akan meluber sampai ke atas, dan apabila tidak dipakai juga dia akan tetap segitu. Dan apabila dipakai oleh satu kampung, mungkin dia akan menurun tetapi pada pagi hari dia telah kembali seperti semula, seperti tidak pernah dipakai, demikian juga dengan AIR SUMUR KEHIDUPAN, apabila kita memakai sendiri kekayaan kita akan tetap segitu, tidak akan mungkin sampai meluber, kecuali yang mempunyai sumber air umbul, yang sudah pasti mengalir seperti sungai, dimana darma sosialnya mengalir kemana mana tanpa terbendung, ini tidak masalah.

Nah kembali pada yang mempunyai sumber sumur, perlu kita ingat bahwa apabila kita bersosial dengan royal, yakinlah bahwa kekayaan Anda tidak akan terkuras, dia akan kembali kelevel mana kita telah dipersiapkanNYA, tapi ingat sumur Anda jangan Anda jebol untuk bantu orang lain sehingga sumur Anda jadi rusak dan tak berfungsi lagi. Contohnya, Anda membantu orang yang tidak mau bekerja, sehingga apapun bentuk pertolongan Anda akan sia sia adanya. Tapi bantulah yang pantas dibantu.

Jadi sebagai seorang dermawan tidak akan jatuh miskin karena ke dermawanannya, karena begitu banyak yang mendoakan kesuksesannya. Atau tidak ada orang yang kaya raya karena kekikirannya, tapi karena kegigihannya. Mungkin ini tidak dapat dimaklumi bila Anda tidak merenungkan, sekali lagi menjadi bersifat sosial bukan berarti memberikan sumur Anda pada orang lain ataupun menjebol sumur Anda. Tapi berikanlah porsi sesuai dengan mata air dalam sumur kehidupan Anda

Mau Sukses? Ikuti dan Lakukan Hal-hal Ini!




Sukses meraih cita-cita, apalagi cita-cita besar adalah impian semua orang. Termasuk orang pesimis. Sebenarnya mereka memiliki cita-cita besar, namun karena sikapnya yang pesimis, mereka mengubur dalam-dalam cita-cita tersebut. Anda melupakan cita-cita Anda? Jika ya, silahkan baca postingan ini akan saya jelaskan bagaimana Anda bisa sukses meraih cita-cita Anda.

Metode yang akan dijelaskan sudah terbukti. Jika Anda mengikutinya, mudah-mudahan Anda akan sukses meraih cita-cita Anda. Sebesar apa pun cita-cita Anda. Tidak usah pesimis, tidak usah takut.

Pada kali ini saya akan membahas 3 syarat yang harus Anda miliki agar Anda tetap berusaha, tetap bertindak, dan tetap berjuang untuk meraih cita-cita Anda. Karena inilah kunci Anda mencapai cita-cita, yaitu tidak berhenti. Ketiga syarat dibawah ini akan menjadikan diri Anda tidak bisa dihentikan oleh apa pun dan siapa pun kecuali oleh Tuhan.

Menjaga Keyakinan Bahwa Anda Akan Sukses Meraih Cita-cita

Ada 3 dimensi keyakinan yang harus Anda miliki dan jaga. Selama ketiga keyakinan ini Anda miliki, Anda tidak akan pernah berhenti, Anda akan tetap optimis, sehingga Anda akan tetap bergerak.

Apa ketiga dimensi keyakinan itu?

1. Yakin kepada diri sendiri, bahwa Tuhan sudah memberikan potensi yang cukup untuk meraih cita-cita Anda.
2. Yakin bahwa cita-cita Anda bisa Anda raih. Meski terlihat sulit dan berat, tetapi Anda harus yakin bahwa cita-cita itu mungkin digapai oleh Anda. Kriterianya mudah saja, jika ada orang lain yang sudah mencapainya (kecuali para Nabi), maka Anda akan bisa mencapainya.
3. Yakin bahwa Tuhan akan membantu dan menolong Anda.

Menjaga Fokus Anda Pada Cita-cita

Saat Anda kehilangan fokus, sama saja Anda kehilangan energi. Bukan tidak ada energi, tetapi energi Anda akan menjadi buyar dan tidak cukup lagi untuk mencapai cita-cita Anda. Bagaimana pun hebatnya Anda, tetap saja manusia yang serba terbatas. Kita tidak bisa memiliki segalanya. Waktu dan sumber daya Anda terbatas. Untuk itulah Anda harus menjaga fokus Anda dalam meraih cita-cita.

Anda harus memiliki sistem agar Anda tetap fokus pada cita-cita Anda. Bisa saja itu adalah seorang mentor yang membimbing serta mengarahkan Anda pada cita-cita Anda. Bisa jadi gambar atau benda yang mengingatkan Anda untuk fokus pada tujuan. Atau apa pun yang bisa Anda lakukan agar Anda tetap fokus.

Tentu saja, yang dimaksud fokus disini bukan berarti harus melupakan hal lain. Ibadah-ibadah harian jelas tidak boleh dilupakan oleh fokus kita meraih cita-cita. Fokus disini artinya Anda harus memberikan waktu khusus untuk meraih cita-cita dan Anda konsentrasi saat bekerja.

Misalnya, tetapkan berapa lama waktu yang Anda alokasikan untuk meraih cita-cita Anda. Kapan jadwalnya. Alokasi waktu tentu harus sesuai dengan besarnya cita-cita yang Anda miliki. Jika Anda memiliki cita-cita besar, tentu waktu yang diperlukan akan semakin banyak. Tetapi jangan khawatir, Anda bisa mencapai cita-cita yang besar dengan waktu yang lebih sedikit jika Anda menerapkan konsep Revolusi Waktu dan Daya Ungkit.

Jagalah Motivasi

Motivasi adalah energi. Motivasi seperti bahan bakar pada kendaraan Anda. Jika tidak ada motivasi, maka Anda tidak akan bisa bergerak meraih cita-cita Anda.

Bagaimana jika motivasi habis atau turun? Maka Anda harus mengisinya lagi. Jika motor Anda kehabisan bensin, maka Anda harus mengisinya kembali. Jika HP Anda kehabisan listriknya, maka Anda harus men-charge-nya lagi.

Untungnya, motivasi tidak perlu bayar atau beli. Anda bisa membangkitkan motivasi Anda kapan pun Anda mau. Energi dalam diri Anda bisa bangkit kembali jika Anda mau membangkitkannya.

Selama ada motivasi, Anda akan terus bergerak. Jika bergerak, dan arahnya tepat, cepat atau lambat Anda akan mencapai tujuan.

Jadi Anda akan sukses meraih cita-cita jika Anda Anda menjaga keyakinan, menjaga fokus Anda, dan menjaga motivasi Anda.

Kisah Seorang Ayah dan Anaknya


Alkisah, di beranda belakang sebuah rumah mewah, tampak seorang anak sedang berbincang dengan ayahnya. "Ayah, nenek dulu pernah bercerita kepadaku bahwa kakek dan nenek waktu masih muda sangat miskin, tidak punya uang sehingga tidak bisa terus menyekolahkan ayah. Ayah pun harus bekerja membantu berjualan kue ke pasar-pasar," tanya sang anak. "Apa betul begitu, Yah?" Sang ayah kemudian bertanya, "Memang begitulah keadaannya, Nak. Mengapa kau tanyakan hal itu anakku?"

Si anak menjawab, "Aku membayangkan saja ngeri Yah. Lantas, Apakah Ayah pernah menyesali masa lalu yang serba kekurangan, sekolah rendah dan susah begitu?" Sambil mengelus sayang putranya, ayah menjawab, "Tidak Nak, ayah tidak pernah menyesalinya dan tidak akan mau menukar dengan apapun masa lalu itu. Bahkan, ayah mensyukurinya. Karena, kalau tidak ada penderitaan seperti itu, mungkin ayah tidak akan punya semangat untuk belajar dan bekerja, berjuang dan belajar lagi, hingga bisa berhasil seperti saat ini." Mendapat jawaban demikian, si anak melanjutkan pertanyaannya, "Kalau begitu, aku tidak mungkin sukses seperti Ayah dong?"

Heran dengan pemikiran anaknya, sang ayah kembali bertanya, "Kenapa Kau berpikir tidak bisa sukses seperti ayah?" "Lho kata Ayah tadi, penderitaan masa lalu yang serbasusah lah yang membuat Ayah berhasil. Padahal aku dilahirkan dalam keluarga mampu, kan ayahku orang sukses," ujar si anak sambil menatap bangga ayahnya. "Ayah tidak sekolah tinggi, sedangkan Ayah menyuruhku kalau bisa sekolah sampai S2 dan menguasai 3 bahasa, Inggris, Mandarin dan IT. Kalau aku ingin sukses seperti Ayah kan nggak bisa dong. Kan aku nggak susah seperti Ayah dulu?" Mengetahui pemikiran sang anak, ayah pun tertawa. "Hahaha, memang kamu mau jadi anak orang miskin dan jualan kue?" canda ayah.

Digoda sang ayah, si anak menjawab, "Yaaaah, kan udah nggak bisa memilih. Tapi kayaknya kalau bisa memilih pun, aku memilih seperti sekarang saja deh. Enak sih, punya papa mama baik dan mampu seperti papa mamaku hehehe." Sang ayah lantas melanjutkan perkataannya, "Karena itulah, kamu harus bersyukur tidak perlu susah seperti ayah dulu. Yang jelas, siapa orangtua kita dan bagaimana keadaan masa lalu itu, kaya atau miskin, kita tidak bisa memilih, ya kan? Maka, ayah tidak pernah menyesali masa lalu. Malah bersyukur pada masa lalu yang penuh dengan penderitaan, dari sana ayah belajar hanya penderitaan hidup yang dapat mengajarkan pada manusia akan arti keindahan dan nilai kehidupan. Yang jelas, di kehidupan ini ada hukum perubahan yang berlaku. Kita bisa merubah keadaan jika kita mau belajar, berusaha, dan berjuang habis-habisan. Tuhan memberi kita segala kemampuan itu, gunakan sebaik-baiknya. Dimulai dari keadaan kita saat ini, entah miskin atau kaya. Niscaya, semua usaha kita diberkati dan kamu pun bisa sukses melebihi ayah saat ini. Ingat, teruslah berdoa serta berusaha. Belajar dan bekerjalah lebih keras dan giat. Maka, cita- citamu akan tercapai."


Pembaca yang budiman, Pikiran manusia tidak mungkin mampu menggali dan mengetahui rahasia kebesaran Tuhan. Karena itu, sebagai manusia kita tidak bisa memilih mau lahir di keluarga kaya atau miskin. Kita juga tak bisa memilih lahir di negara barat atau di timur dan lain sebagainya. Maka, jika kita lahir di keluarga yang kaya, kita harus mampu mensyukuri dengan hidup penuh semangat dan bersahaja. Sebaliknya, jika kita terlahir di keluarga yang kurang mampu, kita pun harus tetap menyukurinya sambil terus belajar dan berusaha lebih keras untuk memperoleh kehidupan lebih baik. Sebab, selama kita bisa bekerja dengan baik benar dan halal, Tuhan pasti akan membantu kita! Ingat, bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang, tanpa orang itu mau berusaha merubah nasibnya sendiri. Terus berjuang, raih kesuksesan!

Tuesday, May 24, 2011

5 Tips Menghadapi SITUASI KONFLIK

Tak ada seorang pun yang sempurna. Demikian juga dengan teman-teman di lingkungan kita, pasti ada saja yang membuat kita tidak nyaman berada di antara mereka yang senang mengkritik, mencuri ide, menyalahkan, meremehkan prestasi orang lain, ataupun yg ingin menang sendiri.

Jika tidak segera diatasi, ”ketidaknyamanan” yang disebabkan orang-orang ini, sering kali berdampak negatif terhadap kita, aktivita kita, dan kegiatan lainnya. Kita menjadi malas berinteraksi dengan orang-orang ini, sehingga komunikasi akan terganggu, bahkan bisa menyebabkan hubungan dengan lainnya bisa terganggu.



KONFLIK adalah HAL yang WAJAR

Bagaimanapun dan dimanapun tempat kita berada, konflik antar teman atau rekan kerja, pasti selalu ada. Ini harus kita maklumi karena lingkungan kita berada merupakan tempat berkumpulnya banyak orang dengan berbagai kemauan, berbagai karakter, latar belakang, dan pemikiran beragam.

Tak dapat kita pungkiri bahwa konflik yg terjadi berpotensi menimbulkan stress dan berujung pada kontraproduktif. Apalagi bila konflik tidak segera teratasi, maka rasa tidak nyaman dan penurunan produktifitas pasti akan terjadi.

Pelajari cara-cara mengatasi konflik, dan upaya pendekatan kepada biang terjadinya konflik. Langkah-langkah berikut dapat anda terapkan sebagai alternatif solusinya:


1. MENYINGKIR SEJENAK

Apabila konflik tidak terlalu serius, diam sejenak dapat menjadi salah satu pilihan menghindari konflik agar tidak membesar. Namun bila konflik yang terjadi cukup serius, cobalah menyingkir sejenak sesaat setelah konflik meletus. Langkah ini kita ambil untuk menjaga kelabilan emosi. Biasanya saat konflik meletus, emosi pihak-pihak yang berkonflik cenderung meninggi. Masing-masing pihak pasti merasa dirinya benar. Menyingkir sejenak adalah jawaban untuk intropeksi dan menetralkan emosi.

2. SEGERA CARI SUMBER KONFLIK

Setelah keadaan mulai mencair, segera cari waktu yang tepat untuk membicarakan konflik yang terjadi langsung dengan orang yang terlibat. Jangan dibicarakan dengan pihak-pihak yang tidak terlibat konflik, karena akan lebih memperburuk situasi. Cari waktu dan tempat yang tepat untuk membicarakan perihal konflik dengan tenang, sopan, dan rasional. Fokuskan pada permasalahan konflik, jangan melebar dari permasalahan sebenarnya.

3. PERHATIKAN CARA BICARA

Berhati-hatilah dengan cara bicara, posisi tubuh saat berbicara, serta nada bicara saat sedang membicarakan perihal konflik. Permasalahan dapat menjadi lebih fatal apabila kita membicarakannya dengan cara bicara yang tidak simpatik, nada bicara yang tinggi dengan posisi tubuh menantang. Kita bisa menyelesaikan konflik dengan tegas, tanpa menjadi agresif.

4. MENYETARAKAN POSISI

Setarakan posisi kita dengan orang yang terlibat konflik. Jangan langsung menganggap diri kita dalam posisi yang benar. Dengarkan pemikiran dan isi hatinya dengan seksama, dan utarakan pemikiran dan isi hati kita dengan jelas. Anda dapat mengatakan "saya memahami apa yang anda utarakan... dan yang ada di benak saya adalah ini…”. Langkah ini akan membuat pihak-pihak yang berkonflik berpikir lebih jernih dalam mencari solusi permasalahannya.

5. BICARAKAN DENGAN MEDIATOR

Setelah bertemu dan membicarakan langsung dengan orang yang terlibat konflik, ternyata tidak menemukan solusinya, maka ada baiknya anda membicarakannya dengan pihak ketiga yang dinilai netral dan bijaksana, guna meminta saran dan mediasi lanjutan.

Setelah melakukan semua hal diatas, mudah-mudahan semuanya akan kembali seperti semula dalam kedamaian. :D